Halaman

Jumat, 25 Januari 2013

Dibalik ibukota provinsi yang megah

Dusun Deliksari, Sukorejo, Kota Semarang.
Sebuah daerah di pinggiran kota yang jauh dari perhatian. Yang menjadi sorotan utama adalah masalah sanitasi. Wajar saja karena daerah ini kurang tersentuh.

Air bersih


Dalam satu dusun hanya ada satu sumber air sumur yang digunakan oleh semua warga Deliksari, merekapun harus mengangkut air dari sumur ke rumah masing-masing saat musim hujan. Berbeda saat musim kemarau mereka harus menunggu pasokan air dari PDA berasal dari luar daerah melalui tangki-tangki air, itupun jumlahnya terbatas harus bisa dibagi rata pada semua warga. Kualitas air sumur pun tidak diketahui karena tidak adanya pemeriksaan air secara periodik.

Sampah

Sebagian besar warga masih membuang sampah pada pekarangan kosong disebelah rumahnya. Kebiasaan tersebut didukung dengan tidak adanya petugas pengangkut sampah yang mengambil sampah dan mengangkut sampah menuju tempat pembuangan akhir (TPA). Sehingga warga terus membuang sampahnya sembarangan tanpa memperhatikan dampaknya bagi kesehatan.

Sungguh keadaan yang memprihatinkan. Butuh promosi kesehatan agar masyarakat dapat mengetahui tentang kesehatan lingkungan dan dampaknya bagi kesehatan dan didukung dengan bantuan pemerintah terhadap sarana dan prasarana kebersihan.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
 

Blogger news

Cari Blog Ini